Keluar cairan mirip nanah dari kemaluan dan muncul rasa nyeri saat buang air kecil? Waspadai sebagai tanda infeksi menular seksual. Jangan anggap sepele! Bisa saja, keluhan tersebut menjadi awal mula gejala gonore yang diam-diam menyerang tubuh Anda.
Sebelum gejalanya semakin parah, yuk, kenali 7 gejala awal gonore ini agar mendapatkan penanganan yang cepat!
Kenapa Gejala Awal Gonore Sering Tidak Disadari?
Tahukah Anda? Gonore sering muncul tanpa menunjukkan gejala, terutama pada wanita. Kalaupun muncul, keluhannya mirip seperti infeksi ringan biasa, misalnya keputihan, nyeri saat buang air kecil, atau sakit tenggorokan.
Karena itu, banyak orang meremehkan gejala awal gonore yang muncul dan baru mengetahui infeksinya setelah gejalanya semakin parah. Makanya, penting untuk lebih waspada dan segera melakukan check up ketika muncul tanda-tanda mencurigakan di tubuh.
Gejala Awal Gonore pada Pria
Pada pria, gejala gonore biasanya lebih cepat terlihat dibandingkan wanita. Beberapa gejala awal yang penting untuk Anda perhatikan antara lain:
1. Rasa Perih atau Panas saat Buang Air Kecil
Sensasi ini sering kali digambarkan seperti terbakar di saluran kemih, dan bisa membuat aktivitas buang air kecil menjadi sangat tidak nyaman. Tak sedikit pria yang meremehkan keluhan ini, karena mengiranya hanya sebagai infeksi saluran kemih biasa.
2. Keluar Cairan Nanah dari Ujung Penis
Cairan ini biasanya berwarna putih, kuning, atau kehijauan dan muncul beberapa hari setelah terinfeksi bakteri Neisseria gonorrhoeae. Banyak pria mengira gejala ini hanyalah infeksi biasa, padahal bisa menjadi tanda awal gonore yang serius.
3. Bengkak di Area Testis
Gejala selanjutnya yang tidak boleh diabaikan adalah munculnya bengkak pada area testis. Bengkak ini sering disertai rasa nyeri atau tidak nyaman, terutama saat buang air kecil atau ejakulasi. Kondisi ini dapat mengindikasikan peradangan pada saluran sperma (epididimitis) akibat infeksi gonore yang menyebar.
Gejala Awal Gonore pada Wanita
Gejala gonore pada wanita bisa sangat samar atau mirip infeksi lain seperti keputihan biasa atau infeksi saluran kemih. Tapi jangan salah, karena gejala-gejala berikut bisa jadi tanda awal infeksi gonore yang membahayakan:
1. Keputihan Berwarna Kuning/Hijau dan Berbau
Gejala ini sering kali disalah artikan sebagai infeksi jamur biasa atau masalah kebersihan organ intim. Padahal, keputihan yang berubah warna dan berbau menyengat bisa menjadi tanda infeksi menular seksual seperti gonore.
2. Nyeri atau Panas saat Buang Air Kecil
Banyak wanita tidak menyadari kalau rasa nyeri atau sensasi panas saat buang air kecil termasuk salah satu gejala gonore (kencing nanah). Sekilas, gejalanya memang mirip dengan infeksi saluran kemih biasa. Tapi, jika tidak segera diobati, bakteri gonore bisa mengiritasi saluran kemih dan menimbulkan peradangan.
3. Pendarahan
Pendarahan yang terjadi di luar siklus menstruasi sering dianggap sebagai gangguan hormonal biasa. Padahal, kondisi ini bisa menjadi tanda infeksi gonore di area leher rahim. Gonore yang menyerang area serviks bisa menyebabkan iritasi dan peradangan, sehingga memicu pendarahan.
4. Nyeri di Perut Bagian Bawah
Rasa nyeri yang muncul akibat infeksi gonore bisa terasa seperti kram menstruasi. Bedanya, durasi rasa nyeri akibat gonore biasanya berlangsung lebih lama atau muncul di luar siklus haid normal.
Gejala Gonore di Bagian Tubuh Lain
Ternyata, bakteri gonore tidak hanya menyerang alat kelamin, tetapi bisa juga menyebar ke bagian tubuh lain tergantung dari cara penularannya. Beberapa lokasi infeksi gonore dan gejalanya antara lain:
- Gonore di Tenggorokan
Gejala awal gonore yang ada di tenggorokan mirip seperti tenggorokan sakit, sulit menelan, atau terasa ada yang mengganjal. Gejala ini umumnya timbul setelah Anda melakukan hubungan seks oral tanpa pengaman.
- Gonore Rektal (Anus)
Bukan hanya di tenggorokan, gejala gonore juga bisa muncul di area anus. Gejala ini berpotensi Anda alami jika pernah melakukan hubungan seks berisiko melalui anal. Jika Anda terkena jenis gonore ini, biasanya akan mengalami nyeri saat buang air besar, keluar lendir atau nanah dari anus, rasa gatal, hingga pendarahan ringan.
- Gonore di Mata
Mata yang terinfeksi bakteri gonore biasanya menunjukkan gejala mata merah, bengkak, terasa nyeri, dan mengeluarkan cairan seperti nanah. Sekilas, gejalanya mirip seperti infeksi konjungtivitis (mata belekan). Kondisi ini dikenal sebagai gonore okular dan bisa terjadi akibat tangan yang terkontaminasi dengan bakteri gonore saat menyentuh mata.
Bagaimana Cara Mendeteksi Gejala Gonore yang Akurat?
Cara paling akurat untuk mendeteksi gejala awal gonore adalah dengan melakukan pemeriksaan medis secara langsung di rumah sakit atau klinik spesialis penyakit kulit dan kelamin terdekat. Jika membutuhkan penanganan lebih lanjut, Anda dapat menjadwalkan kunjungan ke DVX Medical Clinic.
Melalui pemeriksaan medis oleh dokter SpKK/Sp.DVE, Anda bisa mendapatkan diagnosis yang valid dan akurat. Beberapa tahapan pemeriksaan medis yang dilakukan untuk mendeteksi gonore yaitu:
- Tes Urine
Cara paling tepat untuk mengetahui apakah seseorang benar-benar terinfeksi gonore adalah dengan menjalani tes urine. Pemeriksaan ini dilakukan untuk mengidentifikasi bakteri Neisseria gonorrhoeae yang berpotensi ada di saluran kemih.
Prosedurnya cukup sederhana dan tidak menyakitkan, karena pasien hanya perlu memberikan sampel urine untuk kemudian diperiksa di laboratorium. Hasilnya bisa membantu dokter menentukan diagnosis secara tepat dan memberikan pengobatan yang sesuai.
- Tes Swab di Area yang Terinfeksi
Untuk mendeteksi gonore secara akurat, langkah paling efektif adalah melakukan tes swab di area tubuh yang dicurigai terinfeksi seperti penis, vagina, anus, tenggorokan atau mata.
Tes ini dilakukan dengan mengambil sampel lendir atau cairan menggunakan alat khusus, lalu diperiksa di laboratorium untuk memastikan ada tidaknya bakteri gonore.
Cek Gejala Awal Gonore ke Dokter SpKK/Sp.DVE Profesional!
Apakah Anda masih bingung membedakan gejala awal gonore dengan gejala infeksi penyakit lainnya? Daripada mendiagnosa sendiri, lebih baik Anda berkonsultasi langsung dengan dokter SpKK/Sp.DVE yang sudah terbukti handal & profesional menangani gonore.
Segera cek kondisi Anda ke dokter kulit dan kelamin terpercaya agar gonore bisa ditangani sejak dini sebelum berkembang makin parah.

